Arduino
·
Pengertian Arduino
Arduino sendiri bisa di artikan suatu
perangkat yang di rancang dengan komputer maupun kemampuan komputasi yang lebih
dekat dengan kenyataan , kode program biasanya disebut sketch.
·
Beberapa fungsi di antaranya :
setupO
fungsinya
untuk inisialisasi variable, penggunaan library, dll. Hanya di lakukan sekali/
saat setelah reset.
loopO
Setelah
itu, digunakan loop() fungsinya menjalankan
program utama dalam Arduino secara berulang, hingga Arduino dimatikan atau
reset.
pinModeO
Fungssinya
sebagai konfigurasi fungsi dari sebuah pin, bisa digunakan sebagai input atau
output. Contoh penggunaan pinMode()
ialah sebagai berikut.
o
pinMode(1, INPUT)
pin 1 Arduino sebagai pin input
o
pinMode(11, OUTPUT) pin 11 Arduino sebagai pin
output
digitalReadO
Fungsinya
membaca nilai pin digital, bisa low atau high. Misal penggunaan digitalRead()
ialah sebagai berikut.
o
digitalRead(1) membaca nilai digital dari pin 1
Arduino
digitalWriteO
fungsi
digitalWrite() memberikan nilai pin digital yang spesifik apakah bernilai HIGH
atau LOW
o
digitalWrite(11, HIGH) memberikan nilai digital
HIGH pada pin 11 Arduino
delayO
fungsinya
delayO ,waktu tunda yang di lakukan untuk maju ke program selanjutnya
Contoh
penggunaan function delayO ialah sebagai berikut.
o
delay(2000) waktu tunda 2000 millisecond, atau
setara dengan 2 detik
Sebelum melanjutkan ke program
selanjutnya
analogReadO
fungsinya
untuk membaca nilai analog,dengan menggunakan analogRead(), untuk membaca nilai analog
melalui pin analog.
analogReference(type)
Fungsinya
memberikan nilai tegangan referensi untuk input analog, dengan pilihan
type
yang ada antara lain.
o
DEFAULT, nilai tegangan default untuk board
Arduino ialah 5 volt atau 3,3 volt
o
INTERNAL, sebuah referensi built-in, setara
tegangan 1,1 volt pada ATmegal68
atau ATMega 328, dan 2,56 volt
untuk ATMegaS
o
INTERNALIVI, sebuah referensi built-in, tegangan
1,1 volt, untuk Arduino Mega
o
INTERNAL2V56, sebuah referensi built-in, tegangan
2,56 volt, untuk Arduino Mega
o
EXTERNAL, sebuah referensi dari pin AREF, nilai
tegangan berkisar antara 0 volt
hingga 5 volt
·
Pembahasan
Yang akan
di bahas yaitu arduino uno ,misal kita akan membuat program LED animation, sebagai
berikut .

ARDUINO UNO
arduino yang biasanya di gunakan pertama kalinya adalah
arduino uno. Memiliki 14 pin input/output digital. Dengan cara menghubungkan
papan Arduino ke komputer melalui kabel USB, atau menggunakan adaptor AC/DC,
atau menggunakan baterai .
Bagian-bagian arduino sebagai
berikut.
- Daya (USB/Barrel Jack)
Setiap
papan Arduino membutuhkan jalur untuk terhubung ke sumber listrik. Arduino Uno
dapat diaktifkan melalui kable USB yang berasal dari komputer atau power supply
terpisah yang dihubungkan ke Barrel Jack.
- Pin (5V, 3.3V, GND, Analog, Digital, PWM, AREF)
Pin
adalah tempat dimana kita menghubungkan kabel untuk membuat suatu rangkaian .Kabel
penghubung (jumper wire) yang digunakan dalam membuat rangkaian biasanya
memiliki kepala yang terbuat dari plastik berwarna hitam yang memungkin kawat
dari kabel penghubungnya saja yang terhubung langsung ke papan.
Jenis
pin dan fungsinya :
GND (ground).
banyak jenis GND ,dapat juga digunakan untuk hubungan ke ground.
5V dan 3.3V: Pin 5V untuk
menyediakan tegangan sebesar 5 volt. Sedangkan pin 3.3V untuk menyediakan
tegangan 3,3 volt. Basanya kompunen arduino sederhana berkisar 3,3-5 V.
Analog : pin
dengan nama “ANALOG IN” (A0 sampai A5 pada Arduino Uno) sebagai pin analog. pin
yang digunakan untuk membaca sinyal-sinyal analog dan mengubahnya menjadi nilai
digital .
Digital : Pin
digital berada diseberang pin analog (0 sampai 13 pada Arduino Uno). Pin ini
dapat digunakan dalam 2 arah digital yaitu input dan output digital .
PWM : pin PWM
(Pulse Width Modulation). Berfungsi sebagai pin yang mampu menjalankan output
analog. PWM bukan analog, hanya mampu mensimulasikan analog saja. Jadi tidaklah
sama antara analog dengan PWM. (Bahasan di artikel lain).
AREF (Analog
Reference atau Referensi Analog).
- LED Indikator Daya
sebuah
LED kecil berlabel “ON” . LED ini harus menyala setiap kita mengubungaukan
papan Arduino pada sumber listrik. Jika tidak menyala, kemungkinan ada papan
mengalami kerusakan atau rangkaianya.
- TX RX LED (transmit, receive)
LED
akan berkedip redup atau terang dengan jeda tak tentu yang menandakan bahwa
telah terjadi komunikasi serial.
Regulator
Tegangan
- Voltage Regulator atau Regulator Tegangan akan mengalirkan sejumlah tegangan ke dalam papan Arduino. Voltage Regulator berperan sebagai penjaga pintu gerbang, regulator tegangan membuang tegangan berlebihan yang bisa membahayan rangkaian. Tapi itu ada batasanya.
Salah satu contoh
program LED Animation ,yang di kutip
dari “modul PDF LED Animation”.
nyala LED bergeser dari LSB ke MSB, bahwa pin
0 sebagai LSB dan pin 7 MSB.
void
setup()
{
DDRD = 255;
}
void
loop()
{
byte dataLed = 1;
PORTD
= dataLed;
delay(1000);
for(int
lang = 1;
lang
<= 7;
lang++)
{
PORTD = dataLed << lang;
delay(1000);
}
}
·
Penjelasan
program.
DDRD (Data Direction Register D)
untuk
mengartikan PORTD apakah sebagai input atau output, disini DDRD diberikan nilai
255 atau sama seperti B11111111, yang mana delapan buah pin diberi nilai 1 maka
itu adalah output, jika nilai 0 maka input
Variable dataLed dalam byte (8 bit), dengan nilai awal
adalah 1, atau B00000001, dataLed sebagai pemberi nilai data yang digunakan
untuk mengatur LED menyala/ padam
variable lang, dari 1 hingga 7, untuk pergeseran nilai
bit ke kiri
nilai dataLed akan digeser ke kiri sesuai dengan nilai
variable lang, yang akan diberikan ke PORTD sebagai nyala LED
]Contoh dengan nilai dataLed awal adalah 1, B00000001,
digeser satu kali ke kiri (lang = 1), maka nilai dataLed menjadi 2, atau
B00000010
Delay, fungsinya untuk memberikan jeda sebelum
melanjutkan ke program selanjutnya
Nyala LED akan berubah mulai LSB, pin 0 Arduino Uno,
menuju MSB, pin
Daftar Pustaka
Modul PDF judul”LED
Animation”
http://i-robo-tech.com/materi-1_1-robo-tech-arduino/
http://mkpraktis.blogspot.co.id/2013/09/pengenalan-arduino.html
https://archive.org/stream/pdfy-T_s3bAWk-UWbb_tT/RANGKUMAN%20ARDUINO%20DASAR





